Minggu, 18 November 2012

HIJAB MODERN

Asal Usul Hijab :

Ayat mengenai hijab diturunkan karena Umar bin Khattab merasa risih melihat isteri-isteri Nabi Muhammad melaksanakan “panggilan alam” di lapangan terbuka pada malam hari. 

Isteri-isteri Nabi Muhammad biasanya pergi ke lapangan terbuka pada malam hari untuk memenuhi panggilan alam (buang air besar and kecil) tanpa kerudung atau hijab.  Umar bin Khattab pernah memergoki dan mempermalu Sauda, salah satu isteri Nabi Muhammad, ketika sedang buang air.  Ngapain yah Umar bin Khattab ngurusin isteri orang buang air?  Dia melakukan ini dengan harapan Allah akan menurukan ayat-ayat yang berkaitan dengan masalah hijab kepada Nabi Muhammad.  Pertama-tama Nabi agak enggan menaggapi Umar alias dicuekin, tapi akhirnya ayat berikut mengenai hijab diturunkan juga oleh Allah:

Al-Quran 33:59
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Walaupun ayat mengenai Hijab telah diturunkan, tapi kelihatannya Nabi Muhammad masih mempunyai masalah dengan fungsi hijab.  Walaupun Sauda sudah menggunakan hijab, tetapi tetap saja Umar bin Khattab bisa mengenali Sauda ketika sedang buang air karena memang posture tubuhnya yang besar.  

Ayat 33:59 tersebut diatas sebenarnya diturunkan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan yang berhubungan dengan keperluan kaum wanita, terutama isteri-isteri Nabi Muhammad, dalam memenuhi panggilan alam.  Dengan adanya hijab yang menutupi dari ujung rambut sampai ujung kaki (burqa atau jilbab versi Arab Saudi) diharapkan para isteri dapat dengan mudah dikenali sebagai kelompok “para isteri Nabi” tanpa diketahui identitas masing-masing individu dan tidak terganggu atau merasa risih saat menjalankan panggilan alam.  Tetapi kenyataannya, Sauda, salah seorang isteri Nabi, yang sudah mengenakan jilbab sesuai ayat 33:59 saat sedang buang air di lapangan terbuka masih tetap saja dapat dikenali oleh Umar dengan mudah karena sosok tubuhnya yang besar, dan masih tetap dipermalukan.  

Jadi jika kita mengacu pada Hadits Sahih Bukhari dan Muslim mengenai alasan diturunkannya ayat hijab (33:59) tersebut diatas, maka jelas ayat tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, malah sebaliknya hanya menjadi “penjara berjalan” bagi kaum wanita di masa kini.  Kalo saja saat itu diturunkan wahyu mengenai pembuatan WC umum, maka tujuan utama untuk melindungi para isteri Nabi dan para wanita saat buang air dapat tercapai dan menjadi lebih manusiawi bagi kaum wanita sampai masa kini.

Penjelasan saya diatas mengacu pada Hadits Sahih, Bukhari dan Muslim, dan juga ayat Alquran.   Sesuai dengan fungsinya Hadits menjelaskan latar belakang diturunkannnya suatu ayat Alquran.   Jika ada yang mempunyai penjelasan lain, mohon disampaikan sehingga pengertian saya tidak keliru.

Salah satu contoh foto Hijab :



ini salah satu contoh hijab Yazmin.

Salah satu contoh memakai Hijab :

1. Kenakan ciput seperti gambar dibawah ini


2.  Lipat selendang segi empat secara diagonal hingga berbentuk segitiga, lalu kenakan di atas ciput.


3. Kenakan selendang tadi dengan sisi kiri lebih panjang dari kanan. Sisa kain diatur untuk menutupi bagian tengkuk dan leher, kemudian sematkan peniti agar lebih rapi.

4.  Lapisi lagi dengan scarf panjang yang telah disiapkan hingga menutupi leher dan tengkuk.

5.  Terakhir, kenakan hiasan kalung dengan cara melilitkannya di seputar konde ciput, lalu tahan dengan peniti atau jarum pentul.



Nahhh untuk yang jadinya lihat gambar terakhir ini yaa..


Jenis Bahan untuk Hijab :


Saat ini banyak tersedia  yang cantik dan elegan, namun kita juga harus tau bahan apa yang digunakan untuk kerudung tersebut. Masalahnya mayoritas perempuan tidak terlalu mempersoalkan kerudung yang mereka pakai itu terbuat dari bahan apa. Padahal beda jenis kerudung itu sangat berperan dalam menunjang penampilan kita loh dalam mengkreasikan tampilan  jilbab. Untuk itu Sharing di Sini akan berbagi mengenai jenis kerudung untuk hijab beserta karakteristiknya.

1. Hijab Bahan Chiffon
Material chiffon mempunyai karakteristik lebih licin dibanding hycon. Dalam memakai chiffon perlu bantuan  inner atau ciput agar tampilannya lebih maksimal. Banyak bergo yang berbahan chiffon. Baik chiffon  two tone ataupun chiffon crepe. Meskipun agak panas, tapi bergo chiffon dapat dijadikan alternative buat acara yang lebih semi formal. Bila memilih bergo chiffon ini lebih baik sesuaikan dengan bahan busana. Chiffon sekarang ini banyak ditemui untuk pashmina dan terdapat dalam bentuk bermotif maupun polos.



2. Hijab Bahan  Katun
Kelebihan dari bahan ini adalah nyaman dipakai, bisa dipakai sehari-hari. Perawatan kerudung berbahan dasar katun  ini juga sangat mudah. Sedangkan kekurangannya adalah bahan  yang terbuat dari bahan katun tidak bisa dibentuk menjadi aneka kreasi karena bahannya agak tebal.

3. Hijab Bahan  Lycra atau spandex
Selain nyaman digunakan,bahan ini perawatannya cukup mudah. Hanya dengan mencuci biasa dan keringkan dibawah matahari. Bahan ini tidak panas digunakan dan lentur sekali. Kadang ada yang memiliki efek kilap ada juga yang tidak.


4. Hijab Sutra
Kelebihan hijab berbahan sutra adalah nyaman dipakai dan tidak panas, lalu mudah dibentuk aneka kreasi karena teksturnya lembut, bisa dipakai sehari-hari, bahan nya yang cantik juga cocok dipakai saat acara pesta. Sedangkan kekurangannya ini mudah kusut, kadang-kadang luntur, perawatannya juga harus ekstra hati-hati biar awet

5. Hijab Polyester
Bahan hijab polyester  tidak mudah  kusut, bisa dipakai sehari-hari maupun pesta, dan perawatannya mudah. Tapi ada nilai kurangnya yaitu jika dipakai panas dan gerah  saat cuaca panas , kadang-kadang juga membuat kita sulit mendengar karena tekst urnya cenderung kaku selain itu kerudung polyester ini juga agak sulit dikreasikan karena teksturnya cenderung kaku.

6.Hijab Rayon
Hijab berbahan rayon memiliki kelebihan  adem bila dipakai, terkesan casual, bisa dipakai sehari-hari. Sedangkan kekurangannya mudah kusut, kadang-kadang luntur, dan cepat menimbulkan aroma yang kurang sedap karena mudah menyerap keringat. Lebih baik jangan gunakan kerudung berbahan rayon  untuk pergi ke pantai atau saat membawa anak anak.


7. Hijab Bahan Kaos
Kaos lebih cepat mulur setelah berulang kali dicuci namun kaos termasuk salah satu bahan yang nyaman dipakai dan dingin ketika dipakai. Dibandingkan dengan  lycra dan  spandex.


8. Hijab Bahan Voile
Bahan yang lembut dan halus sehingga cukup nyaman digunakan pada siang hari, tapi pada bagian leher agak sulit dibentuk karena seratnya yang tidak lentur seperti lycra dan kaos.

KRITIK DAN SARAN :

Assalamuallaikum, Remaja wanita muslim...
Saya hanya ingin memberitahu tentang blog saya bila anda ingin mengirimkan kritik dan saran kepada blog saya silahkan kalian berkunjung ke
Twitter : @destianizakiyah
Facebook : Destiani Zakiyah
Line : Destiani Zakiyah
Skype : destiani.zakiyah1
Whatsapp : 087823533002

Blog ini  hanya sekedar menginformasikan kepada remaja muslim khususnya wanita yang ingin berpenampilan modis tetapi tetap islami. selamat mencoba ya terimakasih. Wassalamuallaikum wr.wb :-)




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar